DomaiNesia

Minggu, 03 Januari 2010

Penyaluran Dukungan Korban Musibah Ntt Oleh Mulaidarikita

 

Penyaluran Bantuan Korban Petaka Ntt Oleh Mulaidarikita Penyaluran Bantuan Korban Petaka Ntt Oleh Mulaidarikita

Awal bulan April,  bencana banjir bandang dan angin puting-beliung yang menimpa NTT. Kejadian ini, meninggalkan banyak kerugian dan korban jiwa. Pasca  insiden banyak hati terketuk,  mengadakan penggalangan kontribusi. Guna mengendorkan beban dan derita, saudara sebangsa yang menjadi korban kejadian.

Dipercaya oleh forum donasi KitaBisa, Gerakan Sosial MulaiDariKita menjadi salah satu Komunitas yang menggeluti ke lokasi insiden.  Menyalurkan pertolongan senilai Rp 115,000,000,- bareng Sania Leonardo, Influencer Tiktok dan Instagram turut menggalang bantuan melalui KitaBisa.

Kamis, 15 April 2021, santunan pertama disalurkan ke Sikumana, Kota Kupang. Sania Leonardo pecah tangis, melihat rumah-rumah warga rusak.

Sempat bersua komunitas setempat, di Gereja Anak Sulung pada pukul 15.00 WITA, penyaluran dukungan selesai pada pukul 22.00 WITA.

Dibagikan sebanyak 60 paket untuk 60 Kepala Keluarga, paket berisi beras 5 kg, mie instan 1 dus, telur 10 butir, minyak 1 liter, sikat gigi 3 buah, pasta gigi, popok bayi, pembalut & handuk.

Kemudian tim MulaiDariKita dan Sania Leonardo, mengajak belum dewasa bermain dan memperlihatkan kado berbentukcokelat untuk menawarkan penghiburan. Sebagai ucapan terima kasih, tim MulaiDariKita dan Sania Leonardo menerima kain khas NTT yang langsung diberikan oleh Mama Pendeta.

Pendistribusian santunan dilanjutkan pada Jumat, 16 April 2021, tujuan pertama Sekolah Dasar Labat di Kecamatan Kota Raja  yang dijadikan salah satu daerah pengungsian 117 jiwa.

Bantuan diberikan berbentuk2 karung beras (40 kg), 20 dus mie instan, 10 rak telur, 10 kg gula, 10 liter minyak goreng, 20 box pembalut, 18 lusin sikat gigi, 1/2 dus pasta gigi, dan 1.250 lembar masker.

Pukul 16.50 WITA, berpindah ke lokasi ke 2, Posko IV di kawasan Oebufu dengan total pengungsi 24 Kepala Keluarga. Bantuan berbentuk2 karung beras (40 kg), 20 dus mie instan, 300 butir telur, 10 kg gula, 10 liter minyak goreng, 20 box pembalut, 18 lusin sikat gigi, 1/2 dus pasta gigi, dan 1.250 lembar masker.

Pukul 17.15 WITAke lokasi ke 3 di darerah Todekisar, Kota Kupang, memberikan perlindungan berbentuk500 lembar seng dan 50 kg paku. Masing-masing rumah mendapatkan 10 lembar seng dan 1 kg paku, alasannya atap rumah yang berterbangan balasan angin kencang.

Pukul 19.30 WITA ke Kelurahan Oesaoe, Kupang Timur, terdapat 39 Kepala Keluarga. Diketahui 6 rumah dan beberapa sapi warga hanyut, serta masih terjadi pemadaman aliran arus listrik.

Bantuan yang diberikan yakni 60 karung beras (@ 5 kg), 60 dus mie instan, 60 paket keperluan lain mirip pembalut, popok, sikat gigi, pasta gigi, masker, minyak, gula, dan 1.500 butir telur.

Semoga tunjangan yang diberikan bisa memiliki kegunaan dan meringankan beban para korban peristiwa. Mari bahu-membahu #TebarkanKebaikan.
Sumber https://thek-os.blogspot.com/

Sabtu, 02 Januari 2010

Kai Commuter Kerjakan Pembatasan Operasional Di Kala Idul Fitri

Kai Commuter Kerjakan  Pembatasan  Operasional Di Masa Idul Fitri Kai Commuter Kerjakan  Pembatasan  Operasional Di Masa Idul Fitri

KAI Commuter, operator KRL Commuter Line Jabodetabek, KRL Jogja- Solo  dan KA Lokal Merak- Rangkas Bitung dan KA  Pramek  Yogyakarta- Kutoarjo akan melaksanakan pembatasan layanan opeasional.  

Pembatasan  ini diterapkan di abad idul fitri 6 – 17 Mei, mengacu aturan pemerintah dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI No 13 tahun 2021 perihal Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah.

Pembatasan layanan operasional KRL Commuter Line Jabodetabek, jam operasional bergeser dari (masuk akal ) 04.00 – 22.00 WIB menjadi 04.00 – 20.00 WIB. Dengan pembiasaan jumlah perjalanan dari 984 menjadi 886 perjalanan.

Terlampir, detail operasional KRL Jabodetabek 6- 17 Mei 2021

Sementara itu, KA Lokal- Merak ( Rangkasbitung – Merak PP) akan berhenti beoperasi sementara (6-17 Mei 2021). Calon pengguna yang telah melaksanakan reservasi tiket lokal (melalui aplikasi KAI Acces), KAI Commuter Line menawarkan layanan penghapusan tiket.

Pembatalan tiket mampu  diurus, melalui loket di seluruh stasiun operasi KA Lokal Merak.  Pengembalian sebesar 100% ke kandidat pengguna. KA Lokal Merak berhenti sementara, sebab tidak tergolong dalam wilayah aglomerasi yang diijinkan pemerintah untuk tetap beroperasi.

Di era transportasi lebaran 2021, layanan KRL Yogyakarta – Solo melaksanakan sebanyak 20 perjalanan/ hari. sedangkan KA Lokal Prambanan Ekspress, melaksanakan 8 perjalanan saban hari. KAI Commuter tetap mengikuti peraturan pemerintah pusat dan kawasan, dalam meminimalisir mobilitas pergerakan penduduk .

KAI Commuter mengajak penduduk , menggunakan KRL untuk keperluan mendesak, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Juga mengajak penduduk untuk tidak pulang kampung, mengadakan silaturahmi secara daring demi kesehatan bareng .

Informasi seputar program perjalanan KRL dan KA Lokal di abad Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijirah, mampu dibarengi di akun medsos resmi KAI Commuter di @commuterline


Sumber https://thek-os.blogspot.com/

Jumat, 01 Januari 2010

“Ayo Imunisasi Bersatu Sehatkan Negeri” Tema Pekan Imunisasi Dunia 2021

 pekan ini aku tercerahkan pada satu hal “Ayo Imunisasi Bersatu Sehatkan Negeri” Tema Pekan Imunisasi Dunia 2021

Gaes, pekan ini saya tercerahkan pada satu hal. Bahwa di ahad terakhir bulan April telah dilaksanakan Pekan Imunisasi Dunia (PID).  PID yang digelar pada tanggal 24 – 30 April, mengambil tema “Ayo Imunisasi, Bersatu Sehatkan Negeri”.

Untuk menyambut hari spesial ini, Kemenkes mengadakan temu blogger guna menyosialisasikan pentnya imunisasi.

Melansir data dari WHO tahun 2019, diperkirakan terdapat lebih dari 19,7 juta anak di dunia belum mendapatkan imunisasi lengkap. Bahkan ada anak, yang tidak mendapat imunisasi sama sekali.

Angka tersebut, saya yakin ada kaitannya dengan pandangan yang meningkat di sebagian penduduk . Masih menganggap imunisasi tidak ada dalam syariat agama, kemudian meningkat informasi bahwa vaksin mengandung zat berbahaya dan haram.

Untuk mengatasi kondisi demikian, Kemenkes sudah bergandeng tangan lintas stake holder. Diantaranya  dengan BPOM dan MUI, hal ini guna menguatkan atau memberi legitimasi perihal kehalalan imunisasi.  

-----

 pekan ini aku tercerahkan pada satu hal “Ayo Imunisasi Bersatu Sehatkan Negeri” Tema Pekan Imunisasi Dunia 2021

Akibat terjadinya pro dan kontra yang belum terjadi,  saat ini Indonesia tergolong dalam salah satu negara. Yang dalam kondisi wajar (non pandemi), mempunyai jumlah anak paling besar tidak mendapatkan imunisasi lengkap.

Sementara dalam keadaan pandemi COVID-19 ketika ini, Indonesia masih memiliki peluang mengakibatkan insiden jago. Berupa kemungkinan datangnya penyakit –penyakit, yang bahu-membahu bisa dicegah dengan imunisasi.

Pekan Imunisasi Dunia diperingati, selaku pengingat perihal pentingnya anak menerima imunisasi. Dan PID diprakarsai WHO semenjak tahun 2012.

Indonesia sungguh antusiast dengan inisiasi WHO ini, tergolong satu dari 180 negara yang mendukung Pekan Imunisasi Dunia.

Kita orangtua yang teredukasi tentang imunisasi, sudah musti mendukung diadakannya imunisasi selama masa pandemi.  Imunisasi di periode pandemi, dalam pelaksanaannya niscaya mengalami adaptasi.

Imunisasi di kurun pandemi, dengan memperhatikan hal-hal seperti berikut. Yaitu menciptakan akad dengan tenaga kesehatan (nakes) dan menentukan datang tepat waktu. Jangan lupa tetap memakai masker ; senantiasa mencuci tangan dengan sabun atau handsanitiser; Menjaga jarak ; dan membersihkan diri dengan mengganti baju dengan yang baru sesampai di rumah.

Fasilitas kesehatan mirip puskesmas, klinik, fasyankes dan posyandu pun, mampu ditentukan melayani imunisasi dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sehingga bisa menjamin kenyamanan pasien, anak mendapatkan imunisasi yang dilaksanakan dengan baik tanpa hambatan.

Peran kita ( selaku individu) dalam imunisasi sungguh penting,  mengingat 2 – 3 juta maut dapat dicegah dengan imunisasi. Anak yang mendapatkan imunisasi, mampu menolong menangkal 26 penyakit. Sehingga dapat mengatasi resistensi anti biotik untuk mencegah penyakit di tahap permulaan.

Sementara kalau imunisasi tidak dijalankan dengan baik, kemungkinan akan terjadi masalah-dilema gres. Misalnya KLB Campak, Difteri, Polio, dan  kalau terjadi kini penanganannya lebih kompleks mengenang sedang pandemi.

Orangtua dengan anak yang menerima imunisasi secara lengkap, memiliki arti turut menolong (secara global) menyelamatkan 1,5 juta orang setiap tahunnya.

Kalaupun dikala ini masih ada tarik ulur di tengah penduduk , kita yang sudah terpahamkan mampu membantu untuk meluruskan. Kita bisa berperan dalam kecil-kecilan, di lingkungan yang terdekat.

----

Vaksin ialah produk biologi, yang dirancang dengan mengamati tingkat keselamatan yang tinggi dan daya lindung yang memadai. Kalaupun ada peristiwa ikutan terjadi pasca imunisasi, hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar.

Setelahnya akan lebih banyak manfaat ditemukan, dibanding (sedikit) resiko yang menyertai. Dari realita telah mengambarkan, beberapa negara dengan tingkat vaksin yang tinggi,  mengalami penurunan angka kesakitan dan ajal yang berarti.

Sehingga tak berlebihan, kalau pemerintah tak letih menekankan para orang bau tanah  untuk menjinjing anak menerima imunisasi.  Dan bagi yang telah diimunisasi, disarankan untuk melengkapi imunisasi anak.

Semoga berfaedah.


Sumber https://thek-os.blogspot.com/

Pabrik Daur Ulang Dan Pemrosesan Ulang Botol Pet Paling Besar Dan Termutakhir Ada Di Indonesia

Sia pa mampu lepas dari plastik? Setiap hari kita, senantiasa berafiliasi dengan plastik. Mulai dari belanja sayur, belanja di warung ata...