DomaiNesia

Rabu, 24 Maret 2010

Lagu Kejutanku Ost Film Nussa

NUSSA dalah film animasi panjang pertama Lagu Kejutanku Ost Film Nussa

Hari menuju tayang film animasi NUSSA di bioskop, original soundtrack-nya berjudul Kejutanku diluncurkan.

NUSSA dalah film animasi panjang pertama, buah kerja sama Visinema  dan The Little Giantz (studio animasi asal Jakarta).

Ost Kejutanku dirilis pada 4 Juni 2021, lagu ini membungkus semua dongeng yang terjadi di film (NUSSA).  Lirik dan melodinya merepresentasikan beberapa abjad.

Mulai dari kejutan Nussa untuk orang tuanya, kejutan dari sosok Abba, demikian makna dan kisah lagu Kejutan.

Lagu ini ditulis Ifa Fachir dan Simhala Avadana, dan dinyanyikan para pemain dari filmnya. Yaitu Muzzaki Ramdhan (Nussa), Ocean Fajar (Rarra), Malka (Abdul), danWiduri Puteri (Syifa). Didirect pribadi oleh Ifa Fachir dan Simhala Avadana.

Nama Ifa bekerjsama bukan nama aneh, sering terlibat dalam musik film, seperti di film Keluarga Cemara. Sedangkan Simhala Avadana, telah malang melintang di industri musik tepatnya di perusahaan rekaman Trinity Optima Production.

Duduk di bangku produser Anggbeliau Kharisma, berharap lagu dan video klip kejutanku bisa menghibur keluarga Indonesia, khususnya anak-anak. Video Klipnya, mampu ditonton di Kanal Youtube Visinema Pictures


Sumber https://thek-os.blogspot.com/

Selasa, 23 Maret 2010

Layanan Transportasi Di Bandara Husein Sastra Negara Bandung

 

Layanan Angkutan Di Bandara Husein Sastra negara Bandung Layanan Angkutan Di Bandara Husein Sastra negara Bandung

Sebuah perusahaan penyuplailayanan taksi, memperluas jangkauan layanan. Yaitu dengan menyebeliaukan armada di Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung.

Terhitung di selesai Mei 2021, resmi beroperasi 50 unit armada Bluebird berjenis Multi PurposeVehicle (MPV).

Hal ini yaitu akad perusahaan, meningkatkan aksesibilitas penduduk dalam berangkutanyang aman dan tenteram.

Sekaligus bentuk donasi,guna mendukung stimulus kemajuan ekonomi dan pemulihan pariwisata di Bandung dan sekitarnya. 

Mohamad Mirza Indra Utama, GM Bluebird menyatakan perasan gembira, kedatangan layanan transportasi di Bandara Husein Sastranegara untuk memenuhi keperluan penduduk .

R Iwan Winaya Mahdar, Executive GM Angkasa Pura (AP) II, Kacab Bandara Internasional Husein Sastranegara, mengatakan. “Kehadiran layanan taksi bisa meningkatkan kualitas perjalanan, dan membuatkan nilai tambah dan daya saing. 

Pelanggan taksi mampu mendapatkan kebutuhan jasa transportasi, juga mempunyai keleluasaan menentukan tata cara layanan.

Kesinambungan transportasi menjadi bagian penting, untuk membangun industri pariwisata secara keseluruhan.


Sumber https://thek-os.blogspot.com/

Senin, 22 Maret 2010

Satu Indonesia Awards 12, Siap Mencoba Menerima Anak Muda Inspiratif

  Siap Mencoba Mendapatkan Anak Muda Inspiratif Satu Indonesia Awards 12,  Siap Mencoba Mendapatkan Anak Muda Inspiratif

Pandemi COVID-19, memengaruhi seluruh tatanan kehidupan manusia. Laporan International Labor Organization, anak muda ialah generasi paling terdampak. Program Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards semenjak tahun 2010 sampai ketika ini bergeming, konsentrasi menjaring anak muda karena abad depan bangsa terletak di bahu mereka.

SATU Indonesia Awards gelaran ke-12 tahun 2021, mengajak seluruh anak bangsa antusias melaju bareng menjadi potret inspirasi dalam meningkatkan bangsa. Sejalan dengan perjalanan 64 tahun Astra berkarya, memberi wangsit untuk penduduk dalam mencapai cita-cita makmur bareng bangsa.

Riza Deliansyah, Chief of Corporate Affairs Astra, dalam kick off 12th SATU Indonesia Awards 2021 , memperlihatkan, “Dengan Semangat Melaju Bersama, kita dan generasi muda bisa bahu-membahu bertahan dan melaju bersama untuk membantu bangsa ini dan bangkit melawan pandemi COVID-19,”

Apresiasi SATU Indonesia Awards, diberikan kepada anak bangsa yang selalu memberi manfaat bagi penduduk lewat lima bidang, Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, Teknologi serta satu pembagian terstruktur mengenai golongan yang mewakili kelima bidang tersebut. mirip tahun 2020, tahun ini ada aksesori kategori apresiasi khusus terhadap para pejuang tanpa pamrih pada abad pandemi COVID-19. 

Kick-off sekaligus menandai dibukanya registrasi 12th SATU Indonesia Awards 2021. Dan menampilkan jajaran dewan juri SATU Indonesia Awards 2021, ialah: Prof. Nila Moeloek (Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia), Prof. Emil Salim (Dosen Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Indonesia), Prof. Fasli Jalal (Rektor Universitas YARSI dan Guru Besar Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta), Ir. Tri Mumpuni (Pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan), Onno W. Purbo Ph.D. (Pakar Teknologi Informasi), Toriq Hadad (Direktur Utama Tempo),  Dian Sastrowardoyo (Pegiat Seni), Billy Boen (Founder Young On Top), Boy Kelana Soebroto (Head of Corporate Communications Astra), dan Diah Suran Febrianti (Head of Environment & Social Responsibility Astra).

  1. Syarat dan ketentuan akseptor apresiasi 12th SATU Indonesia Awards 2021:
  2. Berusia optimal 35 tahun
  3. Individu atau kalangan (sekurang-kurangnya3 orang)
  4. Kegiatan harus orisinal
  5. Kegiatan sudah berlangsung sekurang-kurangnya1 tahun (kecuali untuk pembagian terstruktur mengenai apresiasi khusus pejuang tanpa pamrih di abad pandemi COVID-19)
  6. Belum pernah menerima penghargaan nasional/internasional
  7. Bukan karyawan Grup Astra dan kawan SATU Indonesia Awards
  8. Dapat mendaftarkan orang lain yang menyanggupi patokan dan ketentuan mengikuti 12th SATU Indonesia Awards 2021
  9. Program yang diajukan tidak pernah menerima faedah dari Grup Astra.

Pendaftaran dibuka mulai 2 Maret 2021 sampai 2 Agustus 2021. Informasi lebih lengkap tentang SATU Indonesia Awards dapat diakses melalui www.satu-indonesia.com.


Sumber https://thek-os.blogspot.com/

Minggu, 21 Maret 2010

Catatan Wings Journalist Award 2016 #Throwback

 

 sewaktu program di Mall daeah Jakarta Barat Catatan Wings Journalist Award 2016 #Throwback

#Throwback  Februari 2016

"Mas besok harus datang, program wings di PS" 

Sebuah pesan masuk, dari nomor belum aku simpan. Tetapi dari bahan dialog, aku mampu menerka si pengirim pesan. Saya pernah sekali bersua, ketika program di Mall daeah Jakarta Barat.

"OK, saya datang"

Tak lama berselang, beberapa sobat blogger japri. Kemudian aku mengetahui, undang bukan acara launching produk. Adalah "Wings Journalist Award", yang saya masih belum ketahui.

Rasa ingin tau mulai menyeruak, saat membuka blog ada yang berlainan. Data statistik di dashboard blog, memperlihatkan artikel produk Wings bulan mei 2015 mendapat banyak klik.

Artikel yang berjudul "Perjalanan So Klin dari Generasi ke Generasi Inovasi Tiada Henti", melesat naik dibandingkan postingan lama yang lain. 

Kondisi dikala itu, (bahu-membahu) saya ingin rehat, terhitung dua hari kedepan. Kebetulan ada iklan diurus, siap tayang permulaan bulan Maret.  Setelahnya ada planning keluar kota, untuk acara bersama beberapa teman blogger.

Saya ingin lebih banyak dengan bawah umur, sembari menuntaskan PR reportase yang belum selsai dikerjakan. 

Tapi sudahlah saya abaikan, toh acara Wings paling setengah hari.

 

00o00

Keesokan hari.

Acara hari itu dikemas cukup unik, ada workshop FOG (Floridina Original Games) dilanjutkan pengaugerahan Wings Jurnalist Award.

Menghadirkan narsum Dr. Hifni Alifahmi dan Robin Malau, mengetengahkan materi isu terkini digital media dan sosmed tahun 2016. Dan FOG sangat dimungkinkan, mempesona perhatian audience floridina.

Kemudian di puncak acara, Wings Corporation menunjukkan apresiasi pada jurnalist dan blogger yang mengiringi kepak sayap Wings. Terdapat beberapa kategori, ialah Best Content, Best Historical View, Best Life style Feature, Best Photo, Best Blog writing.

6 klasifikasi lomba dikawal dua juri kredibel, yaitu Suwarjono (Ketua Aliansi Jurnalistik Independent) dan Daru Priyambodo (Pimpinan Redaksi TEMPO). Pihak Wings sama sekali tidak terlibat, semoga penilaian obyektif, transparan, tidak ada bagian kepentingan apapun.

------ 

Alhamdulillah, nama saya memenangi klasifikasi Best Blog Writing bersama Dewi Nuryanti. Tulisan ihwal produk deterjend, sudah dipublish setahun kemudian.

Sebuah reportase acara launching, saya combain dengan dongeng masa kecil. Sungguh sekedar menulis, tak tahu kalau akan dinilai. Sehingga tidak mengandung keinginan apapun, selain menulis sesudah kegiatan akhir.

Tetapi bahwa ada pesan yang tersirat saya petik, bahwa menulis sebaik bisa dan tak memasang ekspektasi. Adalah sebuah kebebasan, yang membuat kita mampu berdiri diatas kaki sendiri berkarya. 

Selebihnya, biarlah semesta yang melakukan pekerjaan .


Sumber https://thek-os.blogspot.com/

Pabrik Daur Ulang Dan Pemrosesan Ulang Botol Pet Paling Besar Dan Termutakhir Ada Di Indonesia

Sia pa mampu lepas dari plastik? Setiap hari kita, senantiasa berafiliasi dengan plastik. Mulai dari belanja sayur, belanja di warung ata...