DomaiNesia

Minggu, 04 April 2010

Mengasah Kepeduliaan Akan Sampah Melalui Film Dokumenter Pulau Plastik

 

Mengasah Kepeduliaan Akan Sampah Lewat Film Dokumenter Pulau Plastik Mengasah Kepeduliaan Akan Sampah Lewat Film Dokumenter Pulau Plastik

Sampah plastik menjadi masalah serius, konon negara kita selaku penyumbang 75% sampah plastik di bahari. Kepedulian kita akan sampah musti diasah, dari hal sederhana. Misalnya membuang sampah di tempatnya.

Sosialisai dan edukasi kesadaran akan sampah, salah satunya bisa lewat film. 

Film dokumenter Pulau Plastik, mengisahkan nasib dan perjalanan sampah plastik. Film yang disutradarai Dandhy Laksono dan Rahung Nasution, menghidangkan fakta ihwal keadaan alam, terutama bahari yang tercemari oleh sampah plastik.

Film Pulau Plastik, menyajikan seberapa parah kondisi lingkungan tercemari sampah plastik. Dan dampaknya pada kehidupan manusia, menimbulkan gerakan peduli pengelolaan sampah.

Yuk, nonton film dokumenter Pulau Plastik di Bioskop Online.

Melalui situs www.bioskoponline.com atau lewat aplikasi Bioskop Online silakan download di App Store atau Google Play Store. Saatnya dipasang alarm, pada Sabtu, 26 Juni 2021.

Kegiatan diberi nama kolaborasi pekan raya oleh Patjarmerah x Festival Pembaca Indonesia.

Acara dipandu Robi Navicula disuguhkan dengan bahasa yang ringan, akan menciptakan audience paham kondisi limbah sampah plastik yang memprihatinkan.

Dandhy Laksono, akan mengatakan wacana bagaimana membuat sebuah tontonan mempesona dari berbagai riset ilmiah.


Sumber https://thek-os.blogspot.com/

Sabtu, 03 April 2010

Fitur Baru Layanan Transportasi Terintegrasi Dari Dan Ke Bandara

 

Fitur Baru Layanantransportasiterintegrasi Dari Dan  Ke Bandara Fitur Baru Layanan transportasi terintegrasi Dari Dan  Ke Bandara

Kerjasama  maskapai penerbangan nasional  dan taksi, di aplikasi meluncurkan fitur “Fly Garuda”. Demi kemudahan layanan angkutanterintegrasi, dari dan ke bandara. Melalui fitur tersebut, pelanggan bisa melaksanakan pemesanan taksi Bluebird dan Silverbird. 

Sementara ini fitur bisa diakses, oleh masyarakat di tempat jangkauan operasional. Menyusul akan diimplementasikan secara sedikit demi sedikit di kota-kota yang lain.

Pengembangan layanan ini, selaku upaya Garuda Indonesia menjadi national flag carrier . Sebagai upaya bergerak adaptif dan berinovasi, mengoptimalkan layanan penerbangan yang kondusif dan tenteram.

Layanan digital bertujuan untuk meningkatkan pengalaman terbang, utamanya di era new wajar dikala ini. Sejak diluncurkan bulan Maret, sudah dikembangkan fitur-fitur yang mendukung kemudahan perjalanan para penumpang.

Untuk menikmati fitur baru ini, pelanggan bisa masuk ke penjabaran produk “taxi” dan mengisi gosip pemesanan secara lengkap mirip data diri (nama, nomor telepon, dan jadwal penjemputan), lokasi penjemputan, dan alamat tujuan.

Setelah itu secara otomatis timbul perhitungan harga, saat isu reservasi telah diisi secara lengkap. Layanan bisa dipesan paling lambat 15 menit sebelum program penjemputan. 

Kerjasama Bluebird dan Garuda Indonesia, didasari visi dan misi yang serupa adalah menjadi layanan angkutanterdepan serta kebanggaan dari penduduk Indonesia.

Selain kemudahan memesan, layanan ini memperlihatkan peace of mind bagi pelanggan melalui transisi penggunaan moda transportasi yang seamless.

Aksesibilitas layanan di aplikasi Fly Garuda, menjadi langkah awal kolaborasi. Sebagai salah satu taktik menangkap opportunity bisnis logistik, juga kerja sama korporasi untuk pembelian tiket. Benefit kelonggaran serta potongan harga hingga 20%, mampu dipergunakan bagi seluruh karyawan Bluebird Group. 


Sumber https://thek-os.blogspot.com/

Jumat, 02 April 2010

Catatan Fruitaholic Of The Year 2015 #Throwback

 di awal ngeblog dan mendapat akreditasi Catatan Fruitaholic Of The Year 2015 #Throwback

Pencapain di bidang ngeblog (atau bidang apapun), mirip membuka pintu- pintu. Saya pernah mengalami, di permulaan ngeblog dan menerima akreditasi. Kala itu di ajang lomba blog yang diadakan Sunpride, mencantumkan nama aku selaku pemenang.

Setelahnya di bertahun-tahun selanjutnya, teman-sahabat Blogger mengaitkan saya dengan merk buah ini. Kebetulan aku lumayan aktif, di medsos memposting foto bersama buah ini.

Mengingat moment kemenangan, seperti menumbuhkan semangat terus berkarya. Bahkan dari kemenangan ini pula, aku mendapati semangat transformasi diri.

Badan yang dulunya gemuk, menerima suntikan semangat untuk pembatasan kuliner . Pas banget, era juang itu disertai asupan yang disupport oleh Sunpride.

Kelebihan lemak yang menjadi musabab sakit, tergerus alasannya adalah tekad untuk hidup sehat. Saya memaksa diri, disiplin ketat soal masakan dan olahraga.

Dan mujur di tahun pertama, hasil kasatmata didapati. Badan ini menjelma lebih enteng, konon beberapa sobat menilai aku tampil lebih muda.

Kini enam tahun berlalu, jatuh berdiri saya menjaga semangat hidup sehat. Pernah bobot naik, tetapi tidak sedrastis sebelumnya. Keadaan ini menjadi pengingat, untuk kembali berada di jalan hidup sehat.

Catatan fruitaholic 2015 #throwback , bagi aku adalah bagian dari perjalanan hidup. Menjadi penyemangat berkarya, semampunya sebisanya.

    


Sumber https://thek-os.blogspot.com/

Kamis, 01 April 2010

Perawat Lansia Ini Saya Usulkan Berangkat Ke Tanah Suci

saya berharap beliau bisa berangkat umroh Perawat Lansia Ini Saya Usulkan Berangkat ke Tan Perawat Lansia Ini Saya Usulkan Berangkat Ke Tanah Suci

Saya salut, dengan sepak terjang lelaki berhati mulia ini. Rela menyerahkan diri, untuk merawat para lansia sepenuh hati.

Untuk hati yang tulus tersebut, saya berharap beliau mampu berangkat umroh. Semoga peluang tak disangka itu datang, seperti beberapa keajaiban pernah dialami.

Perjalanan hidup menuntun ayah dua anak, mengabdikan waktu, tenaga dan anggapan untuk sesama. 

Dan untuk setiap terjal dilalui, terbukti jalan ajaib membentang di hadapan.

----

Lelaki sederhana itu bernama Mohamad Sholeh.

Saya mengenal beliau, ketika berkunjung ke panti lansia di daerah Tangsel. Panti yang diatur semenjak 2012, berdirinya berawal dari ketidaksengajaan.

Tekad lingkaran bermula dari keprihatinan Sholeh muda, masa itu selaku wartawan kerap meliput lansia selaku obyek informasi.

“Lansia kok hanya ditulis dan dijadikan pemberitaan, mbok ya dibantu, biar hidupnya lebih baik,” hati kecil berontak namun tak berdaya.

Kata hati itu tak serta merta diabaikan, mendesak diri berbuat sesuai kemampuan. Kelebihan riski tak seberapa disisihkan, dibuatlah pertolongan sekedarnya.

Mulai sedekah makan di hari jum’at, mendatangi rumah dhuafa membawakan sembako, busana layak pakai hingga alat kesehatan.

saya berharap beliau bisa berangkat umroh Perawat Lansia Ini Saya Usulkan Berangkat ke Tan Perawat Lansia Ini Saya Usulkan Berangkat Ke Tanah Suci

Seorang ketua yayasan memperhatikan aktivitas ini, menunjukkan membuat panti lansia.  Meminta Sholeh selaku ketua, biar acara yang sudah berlangsung lebih terarah dan tertata.

Bulan Mei 2012 panti lansia bangkit, mengontrak rumah di daerah BSD Tangsel. Siapa sangka, senyum terkembang itu tak bertahan lama.

Menjelang satu tahun bangkit, yayasan pemrakarsa berniat membubarkan panti lansia.

Keputusan ini bukan tanpa karena, mereka tidak menerka ongkos operasional tidaklah kecil.

Naasnya, Sholeh kadung menanggalkan pekerjaan demi mengurusi panti.

Sholeh muda tidak frustasi, menjajal menghadap Dinas Sosial Kota Tangsel untuk menyelamatkan panti.

“Pak Sholeh, Dinas Sosial untuk menolong secara langsung niscaya susah. Namun saya bersedia menolong bapak menghadap ke Kementerian Sosial. Mudah-mudahan akan ada solusi,”Teddi Darmadi, Kasi Lansia dan Anak (periode itu), menguatkan.

Nasib sangat bagus, di kantor Kementrian Sosial bisa menemui Direktur Rehabilitasi Sosial (ketika itu) Ibu Tutiek Haryati.  

Sholeh menceritakan seluk beluk pembubaran panti.

“Mas orang mana?” tanya Ibu itu tegas.

“Saya orang Jawa bu, Jawa Timur,” jawab Sholeh.

“Apa lagi orang Jawa, jangan takut, kini pulang, tetap urus lansia itu, dan BERDIKARI lah. Saya kini sibuk, dan mesti mengurus lansia seluruh Indonesia,” pintanya.

Serasa tak percaya, hanya tanggapan “BERDIKARI” didapati. Seolah turut merasakan kelimbungan itu, Pak Teddi membesarkan hati dan meyakinkan Sholeh muda bisa melalui kala susah ini.

“Hayuk pak Sholeh, besok kita roadshow ke seluruh panti di Tangerang Selatan untuk mencari tahu ihwal bagaimana cara mereka bertahan hidup,” 

Satu ahad berjalan, bertandang dari panti satu ke panti lainnya. Satu kesimpulan didapat, adalah “BERDIKARI”.

Seiring waktu, tanpa terasa sebulan ke depan habis abad sewa panti. Sholeh memasang spanduk, menyebar selebaran, memosting foto lelang sewa rumah perjanjian untuk lansia.

Keajaiban tiba di saat tepat, sekira dua ahad tekumpul dana sampai 30 juta rupiah. Panti lansia terancam bubar,  sukses diselamatkan.

Rabu, 22 Mei 2013, panti kembali tegak. BERDIKARI diabadikan selaku nama panti lansia sampai dikala ini.

Perawat Lansia Ini Saya Usulkan Berangkat ke Tanah Suci

Para lansia menjadi hari-hari Pak Sholeh, beruntung kini ada partner yang membantu mengurusi lansia dan bagian dapur.

Saya saksi atas kewalahan, mengorganisir lansia tak ubahnya mengurus bayi.

Ada kakek buang air besar di bawah kasur, dengan wajah tak bersalah eksklusif tidur. Pengurus bergegas membersihkan, biar bau kotoran tak memenuhi ruangan.

Pada kunjungan berikutnya, saya melihat nenek dengan separuh badan lumpuh. Untuk beraktivitas sungguh tergantung, pengelola musti menggendong dikala nenek hendak pindah ruangan.

 

saya berharap beliau bisa berangkat umroh Perawat Lansia Ini Saya Usulkan Berangkat ke Tan Perawat Lansia Ini Saya Usulkan Berangkat Ke Tanah Suci

September 2020, bareng komunitas aku mengunjungi Panti Lansia Berdikari.  

Lokasinya berada di tengah perumahan, sudah sejak usang dipermasalahkan. Warga protes merasa tak tenteram, jikalau ada panti di lingkungan mereka. 

Tetapi apa daya, pengelola tak mampu berbuat apa. Keajaiban itu lagi-lagi terbuka, ada orang menunjukkan lahan di daerah Tiga Raksa. 

Dengan mengucap bismillah, Pak Sholeh menyanggupi penawaran. Bersedia menyicil sekira ada dana, gayung bersambut pemilik lahan tak keberatan.

Lima tahun telah, proses menyicil sembari membangun gedung berjalan. Kini sekira 70% bangunan bangun, meski belum rapi setidaknya bisa ditempati.

Bulan Maret 2021 seluruh lansia pindah ke lokasi gres, kakek dan nenek ditempatkan di bangunan berlawanan.  Saya tersanjung, diundang ketika peresmian gedung.

------ 

Kepada orang yang menebar kemanfaatan, aku meletakkan kagum. Mereka, orang yang sudah simpulan dengan dirinya, sehingga hidup dipersembahkan untuk sesama.

Dengan segala kerendahan hati, sekali lagi saya menganjurkan nama Bapak Muhamad Soleh berangkat Umroh.  

Atas setiap perjuangan dan akal sudah ditanam, sekiranya cukup menjadi argumentasi aku mengajukan nama dia.

Semoga keajaiban itu tiba - Wallahu Alam bishowab.


 


Sumber https://thek-os.blogspot.com/

Pabrik Daur Ulang Dan Pemrosesan Ulang Botol Pet Paling Besar Dan Termutakhir Ada Di Indonesia

Sia pa mampu lepas dari plastik? Setiap hari kita, senantiasa berafiliasi dengan plastik. Mulai dari belanja sayur, belanja di warung ata...